Interval adalah jarak antara dua nada. Di gitar, satu fret setara satu semitone. Dari root, 1 fret adalah minor second, 2 major second, 3 minor third, 4 major third, 5 perfect fourth, 7 perfect fifth, dan 12 octave. Pelajari interval sebagai jarak, bentuk, serta bunyi sekaligus agar fretboard tidak terasa seperti kumpulan nomor yang terpisah.
Mulai dari jarak pada satu senar
Pilih C pada senar kelima fret tiga sebagai root. Gerakkan ke fret empat untuk minor second, lima untuk major second, enam untuk minor third, tujuh untuk major third, delapan untuk perfect fourth, dan sepuluh untuk perfect fifth. Hitung selisih fret, bukan nomor fret akhir.
Mainkan root sebelum setiap interval agar telinga selalu memiliki titik pembanding. Ucapkan nama dan jumlah semitone. Setelah itu, pindahkan root ke D atau G dan ulangi jarak yang sama. Pola ini menjelaskan bahan pada tangga nada mayor.
Kenali interval utama pembentuk chord
Major third berada empat semitone dari root, minor third tiga semitone, dan perfect fifth tujuh semitone. Chord mayor menggabungkan root, major third, serta perfect fifth. Chord minor mengganti major third dengan minor third. Satu semitone pada nada ketiga mengubah kualitas harmoni.
Bandingkan penjelasan chord mayor dan chord minor. Mainkan C lalu E, kemudian C lalu Eb. Nyanyikan nada kedua. Mendengar karakter interval lebih berguna daripada hanya menghafal rumus 1-3-5 atau 1-b3-5.
Temukan octave dan perfect fifth lintas senar
Dari root pada senar keenam, octave umum berada dua senar lebih tinggi dan dua fret lebih tinggi, dengan penyesuaian saat melintasi pasangan senar G ke B. Perfect fifth dapat ditemukan satu senar lebih tinggi dan dua fret lebih tinggi pada wilayah tertentu. Bentuk ini membantu orientasi, tetapi nama nada tetap perlu diketahui.
Ambil G pada senar keenam fret tiga. Temukan D sebagai fifth dan G lebih tinggi sebagai octave. Ulangi dari A serta C. Gunakan tuner untuk mengonfirmasi nama jika perlu, lalu matikan layar dan dengarkan hubungan bunyinya.
Pahami pergeseran pada senar B
Kebanyakan senar berjarak perfect fourth, tetapi senar G ke B berjarak major third. Karena itu, bentuk geometris berubah satu fret ketika melewati pasangan tersebut. Banyak pemain merasa pola rusak, padahal penyebabnya adalah tuning standar.
Mainkan nada yang sama pada dua posisi sebelum serta sesudah pasangan G-B. Tuliskan nomor senar dan fret. Jangan mencoba menghafal semua pengecualian sekaligus. Satu latihan octave dan satu latihan third sudah cukup untuk membangun koreksi visual.
Latih telinga dengan dua pilihan
Rekam atau minta rekan memainkan root lalu salah satu dari dua interval, misalnya major third atau minor third. Tebak sebelum melihat posisi. Mulai dengan pasangan yang kontras seperti second dan octave, kemudian gunakan pasangan dekat. Berikan jawaban berdasarkan bunyi, bukan arah gerak tangan.
Nyanyikan interval naik lalu turun. Lagu yang dikenal dapat menjadi referensi awal, tetapi tujuan akhirnya adalah mendengar jarak tanpa bergantung pada satu melodi. Hubungkan latihan ini dengan arpeggio chord tone agar interval terdengar dalam harmoni.
Bangun skala dari interval terhadap root
Tangga nada mayor memiliki derajat 1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7, yang setara 0, 2, 4, 5, 7, 9, dan 11 semitone. Pentatonik minor memakai 0, 3, 5, 7, dan 10. Angka tersebut dapat dibangun dari root mana pun.
Pilih satu root dan temukan hanya tiga derajat, misalnya 1, 3, 5. Setelah akurat, tambahkan 2 dan 6. Pendekatan ini lebih lambat pada awal, tetapi memberi kebebasan daripada satu pola kotak. Lihat penerapannya pada panduan pentatonik minor.
Gunakan interval untuk memindahkan melodi
Ambil melodi tiga nada dan tulis pergerakannya, misalnya naik major second, turun minor third. Mulai dari root baru lalu terapkan gerak yang sama. Melodi akan berpindah nada dasar sambil mempertahankan kontur. Dengarkan apakah jangkauan serta fingering tetap nyaman.
Teknik ini membantu memahami transpose sebagai hubungan, bukan penggantian huruf acak. Panduan cara transpose chord menerapkan prinsip serupa pada seluruh harmoni. Untuk melodi, kualitas setiap interval harus dipertahankan secara tepat.
Buat peta interval dari satu lagu
Pilih chord sederhana dari katalog kunci gitar ChordTela. Tentukan root setiap chord, lalu temukan third dan fifth pada dua wilayah fretboard. Tandai nada bersama antar-chord. Latihan ini memperlihatkan mengapa tangan dapat bergerak sedikit meskipun nama chord berubah.
Jangan menganalisis seluruh lagu dalam satu sesi. Gunakan empat bar, tulis temuan, lalu mainkan. Teori seharusnya membantu telinga dan penjarian membuat keputusan, bukan menggantikan kegiatan mendengar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda interval melodis dan harmonis?
Interval melodis muncul ketika dua nada dimainkan berurutan, sedangkan interval harmonis terdengar ketika dua nada berbunyi bersamaan. Jaraknya dapat sama, tetapi konteks pendengarannya berbeda.
Haruskah menghafal semua nama interval sekaligus?
Tidak. Mulai dari octave, fifth, major third, minor third, dan second. Gunakan dalam chord serta melodi, lalu tambahkan sixth, seventh, dan interval kromatik ketika lima dasar sudah dikenali.