Tablature gitar atau TAB dibaca dari kiri ke kanan. Enam garis mewakili enam senar, garis paling atas adalah senar pertama yang paling tipis, dan angka menunjukkan fret yang harus ditekan. Angka 0 berarti senar terbuka. Angka yang tersusun vertikal dimainkan bersamaan, sedangkan angka berurutan mendatar dimainkan satu demi satu. TAB menunjukkan posisi, tetapi ritme sering perlu dibaca dari notasi atau didengar dari lagu.
Pahami orientasi enam garis
Urutan garis TAB terlihat terbalik dari sudut pandang pemain yang melihat ke bawah. Garis atas mewakili E tinggi, lalu B, G, D, A, dan garis bawah mewakili E rendah. Bayangkan gitar diletakkan menghadap Anda dengan headstock ke kiri. Cara ini membantu menghubungkan diagram di layar dengan posisi fisik.
Sebutkan nama senar sebelum memainkan angka. Latihan ini mencegah kebiasaan menebak berdasarkan tinggi garis. Jika urutan senar belum akrab, baca bagian gitar dan fungsi senar, lalu pastikan tuning melalui tuner gitar agar posisi TAB menghasilkan nada yang dimaksud.
Baca angka sebagai fret, bukan nomor jari
Angka 3 pada garis senar kedua berarti tekan fret ketiga senar B. Angka itu tidak menentukan jari ketiga. Pilihan jari bergantung pada nada berikutnya, rentang posisi, dan kenyamanan. Angka 10 serta 12 adalah satu bilangan, bukan angka 1 lalu 0 atau 1 lalu 2.
Letakkan jari dekat besi fret tujuan dan petik hanya senar yang ditulis. Jika terdapat x, senar diredam atau menghasilkan bunyi perkusi sesuai konteks. Jangan berasumsi semua senar harus berbunyi. Kedisiplinan memilih senar juga berguna saat membaca simbol di panduan chord dan diagram.
Bedakan nada tunggal dan bunyi bersamaan
Angka pada satu garis waktu yang sama dimainkan serentak. Tumpukan 0, 1, 0, 2, 3, dan x dapat mewakili bentuk chord C dari senar satu menuju enam. Jika angka sedikit bergeser, biasanya nada dimainkan berurutan sebagai arpeggio. Spasi visual membantu, tetapi tidak selalu memberikan durasi yang presisi.
Untuk tumpukan angka, bentuk seluruh posisi sebelum memetik. Untuk urutan nada, lihat apakah satu jari dapat bertahan sebagai anchor. Gunakan kamus chord untuk memeriksa apakah tumpukan tertentu membentuk voicing yang dikenal, lalu bandingkan dengan materi arpeggio dan chord tone.
Ikuti arah waktu dan pembagian bar
TAB bergerak dari kiri ke kanan. Garis vertikal sering menandai batas bar, sedangkan tanda ulang menunjukkan bagian dimainkan kembali. Namun, jarak antarangka pada TAB teks tidak selalu setara dengan durasi. Dua angka yang tampak jauh belum tentu memiliki jeda dua kali lebih panjang.
Hitung pulsa dengan suara, misalnya satu dan dua dan tiga dan empat dan. Tandai angka yang jatuh pada ketukan utama. Jika tersedia notasi ritme di bawah TAB, perhatikan batang, bendera, titik, dan tanda istirahat. Bila tidak ada, dengarkan rekaman pendek dan tulis hitungan sendiri.
Kenali simbol teknik yang umum
- h menghubungkan hammer-on, misalnya 5h7.
- p menandai pull-off, misalnya 7p5.
- / atau \ menunjukkan slide naik atau turun.
- b sering berarti bending dan r pelepasan bend.
- ~ lazim dipakai untuk vibrato.
- PM menunjukkan palm muting pada rentang tertentu.
Konvensi dapat berbeda antarpenulis, jadi baca legenda jika tersedia. Pelajari gerak terhubung melalui hammer-on, pull-off, dan slide. Untuk simbol bend dan gelombang nada, gunakan panduan bending serta vibrato.
Periksa tuning, capo, dan posisi awal
TAB hanya akurat terhadap tuning yang ditentukan. Angka yang sama dalam Drop D menghasilkan nada berbeda pada senar keenam dibanding tuning standar. Capo juga mengubah nada terdengar meski nomor fret relatif kadang ditulis seolah capo menjadi nut baru. Baca catatan awal sebelum menyimpulkan TAB salah.
Tulis tiga informasi di atas latihan: tuning, posisi capo, dan tempo. Bila memakai Drop D, ikuti panduan tuning Drop D. Jika TAB menggunakan tuning yang tidak Anda kenal, jangan memutar senar jauh tanpa memastikan target serta batas aman instrumen.
Latih satu frasa dengan metode berlapis
- Tentukan senar dan fret tanpa tempo.
- Pilih penjarian yang menyiapkan nada berikutnya.
- Kelompokkan nada menurut ketukan dan bar.
- Mainkan pada tempo lambat dengan gerak petik konsisten.
- Rekam, dengarkan, lalu koreksi satu bagian kecil.
Jangan memainkan seluruh halaman dari awal setiap kali satu nada salah. Potong dua hingga empat ketukan, ulangi dengan hasil bersih, lalu sambungkan ke frasa sebelum dan sesudahnya. Teknik ini mengubah TAB dari rangkaian angka menjadi peta gerak dan waktu.
Hubungkan TAB dengan telinga dan struktur lagu
TAB membantu menemukan posisi, tetapi telinga menentukan apakah aksen, durasi, dan artikulasi sudah musikal. Dengarkan satu frasa, nyanyikan ritmenya, lalu mainkan tanpa melihat selama beberapa detik. Bandingkan kontur nada dan titik berhenti, bukan hanya kecepatan.
Cobalah pada bagian sederhana dari Rasa Sayange atau pilih lagu lain melalui halaman utama ChordTela. Baca struktur chord lebih dahulu, kemudian gunakan TAB hanya untuk intro atau isian. Hubungan dengan harmoni membuat angka lebih mudah diingat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah bisa belajar gitar hanya dengan TAB?
TAB efektif untuk posisi nada, tetapi tidak selalu memuat ritme, dinamika, dan konteks harmoni secara lengkap. Gabungkan TAB dengan pendengaran, hitungan, simbol chord, serta pemahaman struktur lagu.
Mengapa garis paling atas TAB adalah senar paling tipis?
Orientasi itu meniru gitar yang dilihat menghadap pemain atau pendengar. Setelah menghubungkan setiap garis dengan nama senar, orientasi akan terasa lebih natural daripada menghafal atas dan bawah.