Sebelum memainkan lagu pertama, Anda perlu memahami tiga hal: simbol chord, diagram fingering, dan posisi chord di atas lirik.

Membaca simbol chord

Huruf besar A sampai G menunjukkan nada dasar chord. Huruf kecil "m" di belakangnya berarti minor (Am = A minor), sedangkan tanpa "m" berarti mayor. Angka 7 menandakan chord dominan tujuh (G7) yang terdengar "menggantung" dan biasa dipakai sebelum kembali ke chord utama. Tanda # (kres) menaikkan setengah nada dan b (mol) menurunkan setengah nada — jadi F#m dibaca "F kres minor".

Slash chord

Chord seperti C/G dibaca "C per G": bentuk chord-nya tetap C, tetapi nada terendah (bass) yang dibunyikan adalah G. Untuk pemula, memainkan bentuk C biasa sudah cukup — bass note adalah penghalusan, bukan keharusan.

Membaca diagram chord

Diagram chord menggambarkan leher gitar dari depan: garis vertikal adalah senar (paling kiri = senar 6 yang paling tebal), garis horizontal adalah fret. Titik menunjukkan posisi jari, angka 0 berarti senar dibunyikan terbuka, dan tanda x berarti senar tidak dibunyikan. Kode ringkas seperti x32010 (chord C) dibaca dari senar 6 ke senar 1.

Chord di atas lirik

Pada halaman chord, simbol chord ditulis tepat di atas suku kata tempat chord itu mulai dibunyikan. Genjreng chord ketika suku kata di bawahnya dinyanyikan, dan tahan sampai simbol chord berikutnya muncul. Bila belum hafal sebuah bentuk, klik simbol chord pada halaman lagu — diagramnya ditampilkan di bagian daftar chord.